Kunci Jawaban dan Pembahasan Soal Bab 3 Adat dalam Upacara Daur Hidup | Evaluasi BMR Kelas X SMA/SMK/MA Kurikulum Merdeka

Derichard H. Putra, dkk. 2024. Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA kelas X Kurikulum Merdeka. Pekanbaru: Penerbit Narawita

Evaluasi ini merujuk kepada buku Muatan Lokal (Mulok) Budaya Melayu Melayu Riau kelas X SMA/SMK/MA Kurikulum Merdeka terbitan Narawita Swarna Persada, 2024. Buku ditulis oleh Derichard H. Putra, dkk. Klik di sini untuk melihat tinjauan buku.

Mata Pelajaran: Budaya Melayu Riau (BMR) Kurikulum Merdeka
Kelas: X SMA/SMK/MA
Bab 3: Adat dalam Upacara Daur Hidup

Bacaan Lainnya

1. Upacara yang dilaksanakan sebagai perwujudan sikap tunduk dan rasa syukur kepada Allah Swt terkait fase-fase penting dalam siklus kehidupan.
Pernyataan di atas adalah pengertian dari…
a. ritual
b. upacara
c. tradisi
d. prosesi
e. upacara daur hidup

Pembahasan:
Upacara daur hidup adalah upacara yang dilaksanakan sebagai perwujudan sikap tunduk dan rasa syukur kepada Allah Swt terkait fase-fase penting dalam siklus kehidupan. Pelaksanaan upacara dilakukan pada masa-masa peralihatan sepanjang kehidupan seseorang, yang dimulai sejak dalam kandungan hingga kematian.

Jawaban: e. upacara daur hidup

2. Upacara daur hidup dibagi dalam lima fase yaitu, kecuali…
a. kehamilan
b. kelahiran
c. akil balig
d. perkawinan
e. turun mandi

Pembahasan:
Upacara daur hidup dibagi dalam lima fase yaitu kehamilan, kelahiran, akil balig, perkawinan, dan kematian. Setiap fase terdapat upacara-upacara berdasarkan adat istiadat yang berlaku di dalam suatu komunitas budaya. Pada umumnya, setiap komunitas budaya memiliki aturan dan tata cara tersendiri yang berbeda dengan komunitas lainnya. 

Jawaban: e. turun mandi

3. Berikut adalah dua upacara yag dilaksanakan pada masa kelahiran…
a. meniga bulan dan menempah bidan
b. menujuh bulan dan menempah bidan
c. turun mandi dan meniga bulan
d. sunat rasul dan meniga bulan
e. turun mandi dan bertindik

Pembahasan:
Upacara pada masa kelahiran dilaksanakaan saat bayi baru lahir hingga berusia 60 hari. Upacara pada masa kelahiran bertujuan sebagai bentuk syukuran atas kelahiran bayi, doa atas kesehatan dan keselamatan sang ibu, dan sebagai pemberitahuan kepada anggota keluarga yang lain. Pada masa ini upacara yang dilaksanakan adalah menanam ari-ari, tanggal pusat, sunat rasul anak perempuan, bertindik, dan turung mandi.  

Jawaban: e. turun mandi dan bertindik

4. Upacara pada masa kelahiran dilaksanakaan saat bayi baru lahir hingga berusia 60 hari. Upacara yang dilaksanakan pada fase ini adalah…
a. menujuh bulan
b. turun mandi
c. meniga bulan
d. lenggang perut
e. sunat rasul anak laki-laki

Pembahasan:
Upacara pada masa kelahiran dilaksanakaan saat bayi baru lahir hingga berusia 60 hari. Upacara pada masa kelahiran bertujuan sebagai bentuk syukuran atas kelahiran bayi, doa atas kesehatan dan keselamatan sang ibu, dan sebagai pemberitahuan kepada anggota keluarga yang lain. Pada masa ini upacara yang dilaksanakan adalah menanam ari-ari, tanggal pusat, sunat rasul anak perempuan, bertindik, dan turung mandi.  

Jawaban: b. turun mandi

5. Upacara perkawinan adalah keseluruhan rangkaian upacara yang dilaksanakan selama prosesi perkawinan. Berikut adalah rangkaian upacara perkawinan, kecuali….
a. mendengar-dengar
b. merisik
c. meminang
d. antar tanda pertunangan
e. mengasah gigi

Pembahasan:
Upacara perkawinan adalah keseluruhan rangkaian upacara yang dilaksanakan selama prosesi perkawinan. Rangkaian tersebut umumnya dilalui dalam sepuluh tahapan upacara. Sebagian wilayah budaya memiliki rangkaian lebih pendek atau lebih panjang dengan penyebutan yang berbeda-beda. Kesepuluh rangkaian upacara tersebut adalah mendengar-dengar, merisik, meminang, antar tanda pertunangan, antar belanja, berinai, akad nikah, berandam, hari langsung (bersanding, barolek), dan mengunjungi mertua. 

Jawaban: e. mengasah gigi

6. Yang dimaksud dengan merisik adalah…
a. meminang
b. mendekati
c. menyelidiki
d. mengundang
e. memberi

Pembahasan:
Merisik adalah menyelidiki secara sembunyi-sembunyi tentang seorang gadis yang hendak dipinang. Pelaksanaannya dilakukan secara rahasia tanpa diketahui oleh orang lain. Anak dara yang hendak dirisik juga tidak diperkenankan untuk mendengarkan atau keluar bilik menemui pihak yang datang merisik. Tujuan merisik adalah untuk mengetahui lebih jauh tentang gadis yang hendak di pinang. Pertanyaan-pertanyaan dalam merisik disampaikan dalam bentuk kiasan atau pantun.

Jawaban: c. menyelidiki

7. Meminang adalah meminta seorang gadis untuk dijadikan istri. Meminang dilakukan oleh pihak…
a. perempuan
b. laki-laki
c. laki-laki dan perempuan
d. keluarga perumpuan
e. a, b, c, dan d salah

Pembahasan:
Meminang atau melamar adalah meminta seorang gadis untuk dijadikan istri. Meminang dilakukan oleh pihak laki-laki dengan mengirimkan utusan kepada pihak keluarga perempuan. Upacara ini memerlukan perlengkapan meminang yaitu tepak sirih yang berisi perlengkapan makan sirih. Isi tepak sirih meliputi daun sirih disusun telungkup, kapur, gambir dan pinang. Pelaksanaan meminang dimulai dengan elu-eluan pihak keluarga laki-laki sambil menyuguhkan tepak sirih kepada pihak perempuan. 

Jawaban: b. laki-laki

8. Antar tanda pertunangan merupakan bukti kesungguhan pihak laki-laki atas pinangan yang telah diterima pihak perempuan. Berikut adalah perlengkapan antar tanda pertunangan, kecuali…
a. antaran pokok, antaran pendukung, dan antaran pelengkap
b. antaran pokok, antaran pengiring, dan antaran belanja
c. antaran pengiring, antaran pelengkap, dan antaran belanja
d. antaran pokok, antaran belanja, dan antaran pelengkap
e. antaran pokok, antaran pengiring, dan antaran pelengkap.

Pembahasan:
Perlengkapan antar tanda meliputi antaran pokok, antaran pengiring, dan antaran pelengkap.

Jawaban:
Perlengkapan antar tanda meliputi antaran pokok, antaran pengiring, dan antaran pelengkap.

9. Yang dimaksud dengan berandam adalah…
a. mandi berendam
b. bersanding pengantin laki-laki dan perempuan
c. memberi tanda inai pada kuku
d. mencukur dan memotong anak rambut dan pelipis
e. mengantar tanda

Pembahasan:
Beradam adalah mencukur dan memotong anak rambut dan pelipis. Berandam hanya dilakukan oleh pengantin perempuan yang dimaksudkan untuk membersihkan diri dan kecantikan. Alat berandam terdiri dari pisau cukur, beras putih dalam pinggan, kelapa berukir, benang putih, lilin putih, lilin lebah, bedak kuning, bedak sejuk dan celak. Alat-alat berandam diletakan di atas dulang baki. Prosesi berandam dilaksanakan oleh Mak Andam.

Jawaban: d. mencukur dan memotong anak rambut dan pelipis

10. Hari langsung atau bersanding (barolek) merupakan puncak dari prosesi perkawinan. Berikut adalah upacara yang dilaksankan pada hari langsung, kecuali…
a. khatam Al-Qur’an
b. berarak
c. membuka pintu
d. bersanding
e. berinai

Pembahasan:
Hari langsung dilaksanakan serangkaian upacara lainnya yaitu khatam Al-Qur’an, berarak, membuka pintu, dan bersanding.

Jawaban: e. berinai

11. Berikut yang bukan isi tepak sirih dalam upacara meminang adalah…
a. daun sirih disusun telungkup
b. kapur
c. gambir
d. pinang
e. cincin

Pembahasan:
Isi tepak sirih meliputi daun sirih disusun telungkup, kapur, gambir, dan pinang.

Jawaban: e. cincin

12. Upacaran menambak atau meninggikan kuburan merupakan tradisi yang terdapat pada…
a. Kampar
b. Rokan
c. Siak
d. Kuantan
e. Talang Mamak

Pembahasan:
Pada upacara menambak atau meninggikan kuburan merupakan tradisi yang terdapat pada masyarakat Talang Mamak.  

Jawaban: e. Talang Mamak

13. Berikut adalah tradisi yang lazim dilaksanakan dalam upacara kematian, kecuali…
a. meniga hari
b. menujuh hari
c. duapuluh hari
d. empat puluh hari
e. seratus hari

Pembahasan:
Upacara pada kematian diperingati dengan yasinan dan kenduri yang dilaksanakan berdasarkan waktu-waktu tertentu, misalnya meniga hari (hari ketiga setelah kematian), menujuh hari (hari ketujuh), empat puluh hari (hari ke empat puluh), dan seratus hari (hari keseratus setelah kematian). Beberapa tradisi yang dilaksanakan pada masa ini di antaranya adalah ziarah kubur dan menambak. 

Jawaban: c. duapuluh hari

    Rujukan:
    Derichard H. Putra, dkk. 2024. Budaya Melayu Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas X Kurikulum Merdeka. Pekanbaru: Penerbit Narawita

    Pos terkait

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *