Nyanyian Pengantar Tidur “Nandung”

Nandung. (foto: lamriau.id)

Anakku sayang belahan nyawa
Tidurlah bintang pejamkan mata
Bunda nandungkan kata mutiara
Jadilah pelita penerang jiwa
 
Kepada ayah engkau mengabdi
Kepada bunda engkau berbakti
Kepada saudara engkau sayangi
Kepada keluarga engkau lindungi
 
Aduhai ingat anakku selalu
Menuntut ilmu janganlah lemu
Keja yang salah jangan dilaku
Nanti engkau jatuh ke semu
 
Menuntut ilmu janganlah segan
Ilmu didapat dewan amalkan
Hal yang subahat engkau tinggalkan
Hal yang ragu engkau jelaskan
 
Kepada guru engkau menuntut
Kepada pemimpin engkau mengikut
Kepada ulama engkau menurut
Kepada raja engkau menyambut
 
Kepada kebaikan engkau setuju
Kepada kejahatan engkau seteru
Kepada keburukan jangan ditiru
Kepada dunia jangan diburu
 
Biasakan shalat sejak belia
Hingga biasa sampai dewasa
Melatih diri dalam berpuasa
Untuk menyehatkan jiwa dan raga
 
Bila kecil sudah terlatih
Amal ibadah berniat bersih
Berbuat baik tak pernah jerih
Meninggalkan perintah terasa sedih
 
Biasakan berfikir dengan jernih
Agar anak tak salah pilih
Jika salah jangan berdalih
Akui dengan hati yang bersih
 
Kalau berkata jangan meninggi
Memuji diri jangan sekali
Menegur orang bijak berperi
Kepada sesame saling menasehati
 
Kalaulah tahu aibnya orang
Jangan disebut sembarang bilang
Aib dirimu mestilah kenang
Bila terbuka pastilah bimbang
 
Berakhlak kepada diri sendiri
Berucap laku berhati hati
Jagalah lidah sepanjang hari
Baikkan perangai budi pekerti.

Rujukan:
1. Ahmad Darmawi. 2006. Sastra Lisan Nandung Indragiri Hulu. Pekanbaru: Disbudsenipar Provinsi Riau
2. Derichard H. Putra. 2013. Nandung untuk Anakku. Tesis. Program Studi Antropologi UGM.
 
 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *