Permainan Tradisional dengan Nyanyian

Permainan Tam Tam Buku. (Foto: guruku.kosabudaya.id)

A. Pengertian
Permainan tradisional adalah permainan yang telah ada dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi sejak zaman dahulu. Permainan ini telah dimainkan oleh kakek-nenek, orang tua, hingga anak-anak pada masa sekarang, sehingga menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan kebudayaan daerah.

Bentuk permainan tradisional sangat beragam. Ada permainan yang menekankan gerakan fisik, seperti berlari, bersembunyi, kejar-kejaran, melempar, dan melompat. Jenis permainan ini melatih ketangkasan, kekuatan, dan kerja sama di antara para pemain.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ada pula permainan yang melibatkan unsur nyanyian, percakapan atau dialog, gabungan nyanyian dan dialog, serta tebak-tebakan. Permainan seperti ini menumbuhkan kreativitas, kemampuan berbahasa, dan kepekaan sosial anak-anak.

Permainan tradisional tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran dan pembentukan karakter. Melalui permainan, anak-anak belajar sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa kebersamaan. Selain itu, permainan tradisional turut berperan dalam melestarikan budaya daerah serta memperkenalkan nilai-nilai luhur nenek moyang kepada generasi muda.

B. Permainan Tradisional denngan Nyanyian
Permainan tradisional dengan nyanyian merupakan salah satu bentuk permainan yang sangat menyenangkan dan mendidik. Dalam permainan ini, anak-anak tidak hanya bergerak dan bermain, tetapi juga bernanyi bersama-sama mengikuti irama dan lirik lagu yang sudah dikenal secara turun-temurun.

Melalui perpaduan antara gerak dan lagu, permainan menjadi lebih hidup dan menarik. Anak-anak belajar menyesuaikan gerakan dengan irama, melatih kekompakan, serta mengembangkan rasa kebersamaan dan kerja sama. Selain itu, nyanyian dalam permainan juga dapat menumbuhkan kegembiraan, semangat, dan kepercayaan diri.

Permainan dengan nyanyian yang terdapat di Riau adalah ali oma, ya oma ya oma, cang cang beringing, tam tam buku, dan injit-injit semut.

1. Ali Oma
Permainan ali oma disebut juga permainan benteng. Permainan ini berupa  permainan sembunyi dan cari. Permainan ali oma dimainkan oleh dua kelompok yang disebut jadi dan penyuruk. Jadi berperan sebagai pencari, dan penyuruk berperan untuk bersembunyi.

Pemain yang jadi menutup matanya di benteng, sementara penyuruk bersembunyi. Sebelum bersembunyi, para pemain menyanyikan nyanyian ali oma 

2. Ya Oma Ya Oma
Permainan ya oma ya oma dimainkan oleh dua kelompok yang disebut si kaya dan  si miskin. Si kaya memiliki banyak anak (anggota), dan si miskin memiliki sedikit anak. 

Setiap anggota kelompok saling bergandengan tangan. Mereka juga berhadapan dengan kelompok lainnya. Saat berhadapan, mereka menyanyian ya oma ya oma.

Si Miskin:
Kami orang miskin ya oma ya oma
Si Kaya:
Kami orang kaya ya oma ya oma 
Si Miskin:
Beri kami anak ya oma ya oma
Si Kaya:
Kami beri anak satu ya oma ya oma

Nyanyian dilakukan berulang-ulang hingga si kaya menjadi si miskin dan si miskin menjadi si kaya. Permainan dilanjutkan kembali dengan mengganti posisi si kaya dan si miskin.

3. Cang Cang Beringin
Permainan cang cang beringin berupa menerka dan menyembunyikan sesuatu di dalam kepalan tangan. Pemain yang kalah menelungkup seperti sujud waktu salat. Pemain yang menang meletakkan kedua telapak tangan di punggung yang kalah.

Seorang pemain kemudian menjalankan batu dengan posisi berputar di atas telapak tangan pemain. Mereka kemudian bernyanyi:

cang cang beringin
beringin tali kopan 
kopan minta angin
anak raja berpayungan 

Batu diletakkan di telapak tangan seorang pemain. Semua pemain kemudian mengepalkan tangan sambil menari dan menyanyi:

si kuncang Lewe
si kuncang lewe

Rujukan:
Derichard H. Putra. 2024. Budaya Melayu Riau Kurikulum Merdeka untuk SD/MI Kelas II. Pekanbaru: Penerbit Narawita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *