Mengkanang tumbuh di bukit
Selare jatuh dilomba, bagi sonang kami sedikit
Sombah sujud serta sombah takzim
Mengampunkan ampun sepuluh kali ampun
Tobik sepuluh kali tobik
Tak cecahkan inan kepada…
Persilahkan batang tubuhnye
Limau purut jatuh dilomba
Tiba dilomba disasam duri
Sombah sujud serta menyomba
Serta kami menjunjung dahi
Tak cecahkan inai kepade …
Bukan lobah sembarang lobah
Lobah bersarang di buku buluh
Bukan sombah sembarang sombah
Somba menyusun jari sepuluh
Tak cecahkan inai kepade…
Tambahan Pantun Lainnya
Pengantin bersanding dua sejoli
Kipas bersabung kanan dan kiri
Pengantin tersenyum wajah berseri
Melihat adinda sebelah kiri
Medang mari kayu kuning
Buat mari rampaiyan kain
Satu terpandang yang putih kuning
Tidak terpadang yang lain
Jelatik burung teladan
Sikukut terbang tinggi
Kalau dipatut sesama padan
Mari diukur sesama tinggi
Buah delima peram di peti
Masak satu dimakan jangan
Sekian lame kasih di hati
Kini baru di dalam tangan
Alangkah indah dipandang mata
Bujang di kanan di kiri dara
Senyum seorang manis kedua
Laksana cincin diberi permata
Kayu kolat modang dilura
Ditutuh mari dirampaikan
Hati terikat pemandangan sudah
Kini baru Allah sampaikan
Pasir gading olaknya dua
Bating merahnya ke seberang
Putih kuning bersanding dua
Sama molek tampak dik orang
Keranji di tengah laman
Buahnya mari masak merekah
Dulu berjanji berjawat tangan
Kini baru di menikah
Daftar Pustaka
Putra, Derichard H., dkk. 2024. Budaya Melayu Riau untuk SMA/SMK/MA Kelas X. Pekanbaru: Penerbit Narawita.
TIM LAMR. 2018. Buku Sumber Pegangan Guru Pendidikan Budaya Melayu Riau. Pekanbaru: Lembaga Adat Melayu Riau.
Kadir, M. Daud, dkk.. 1985. Upacara Tradisional Daur Hidup Daerah Riau. Pekanbaru: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan





